Pemain Politik

Kenikmatan hidup ini sungguh terletak pada kemampuan kita menemukan karunia Allah yang ada pada diri kita. Misalnya, kalau sedang bokek, kita teringat bahwa kita masih diberikan badan sehat. Demikian pula ketika karier kita kurang moncer, setidaknya kita tetap bangga sebab punya rumah tangga yang tenteram dan anak-anak yang lucu lagi cerdas.

Kalau sikap begitu sudah kita miliki, hati senantiasa tenang. Apa dan bagaimana dinamika hidup yang kita lakoni, tidak akan pernah mengundang kesah. Setiap satu kekurangan terasa, segera kita temukan puluhan kelebihan. Ketika secuil kesedihan menimpa, tiba-tiba ratusan kegembiraan kita jumpa. Jadilah hidup ini benar-benar berparas bunga.

Yang sengsara adalah kalau kita terus fokus pada kekurangan dan kelemahan kita. Lebih celaka lagi kalau sampai kekurangan diri ini kita bandingkan dengan kelebihan orang lain. Kelemahan pribadi malah kita tandingkan dengan keunggulan milik selain diri. Jika sudah demikian, muncullah sejuta ratapan. Hidup menjadi susah, merana, sehingga jauh dari bahagia.