Orang bisa bertemu karena berjodoh dan orang bisa berteman karena ketulusan.
Mengingat seseorang itu menyenangkan, diingat seseorang itu membahagiakan.
Seumur hidup ada bermacam jenis teman :
Bertemanlah dengan teman yang prihatin, ketika kamu lagi jatuh susah, ia bisa menasehati dan membantu kamu.
Bertemanlah dengan teman yang penuh energi. Pada waktu kamu gagal menghadapi masalah, maka ia akan mendampingimu dan memberimu semangat.
Bertemanlah dengan teman yang menuntun jalan,sukarela menjadi peneliti jalan, membawa kamu lewati kubangan lumpur dan membuka jalan agar tidak tersesat.
Bertemanlah dengan teman yang mau memberi kamu petunjuk, mengingatkan dan perhatian kepadamu. Selalu mengkoreksi kamu agar kamu segera mengetahui keadaan sendiri dan hal2 yang tidak baik.
Bertemanlah dengan teman yang selalu ingin berargumentasi dengan kamu. Selalu menjadikan kamu orang yang pertama yang disodorkan ide2-nya.
Bertemanlah dengan teman yang tidak pernah meninggalkan kamu. Selalu mengirim motivasi, berita, lelucon, kata-kata mutiara. Teman yang terus mengirim pada kamu, sebab dia memandang kamu adalah teman yang penting di dalam hatinya.
” Kekayaan bukanlah teman yang abadi, tetapi teman adalah kekayaan yang abadi. (Ini adalah filsafat Tiongkok dalam mencari teman, karena teman adalah sebuah kekayaan yang luar biasa).
Walking with a friend in the dark is better than walking alone in the light.
“Dan,satu lagi,kita harus tetap berteman ,bersahabat dengan sobat setia kita,dimana kita bisa percayakan hidup kita”
Kepada siapakah kita percayakan hidup kita? Adakah sahabat yang dapat kita percaya seutuhnya? Ada, DIA yang telah wafat untuk kita adalah sahabat paling setia, DIA tak mengeluh ketika kita melupakan-NYA, DIA tak menggerutu ketika kita asyik dengan dunia kita, dan tangan-NYA selalu terbuka ketika kita datang pada-NYA juga untuk mengadu bahwa kita telah di sakiti, hanya kepada DIA kita percayakan hidup kita. π.
UNI EROPA MENGHUBUNGI INDONESIA UNTUK MENGIZINKAN AKSES KE PAPUA BARAT UNTUK RESMI HAK ASASI MANUSIA
Dalam sebuah pernyataan tertanggal 22 Februari 2022, Wakil Presiden Uni Eropa Joseph Borrell meminta Indonesia untuk mengizinkan Komisaris Hak Asasi Manusia PBB untuk mengunjungi provinsi yang disengketakan Papua Barat.
‘Uni Eropa mendorong Indonesia untuk mengizinkan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia mengunjungi Papua Barat dan telah mendesak Indonesia untuk memperpanjang undangan tetap kepada semua Pelapor Khusus dan pemegang Mandat.’
Uni Eropa mewakili 27 negara, dan bergabung dengan 81 negara lainnya dari Pasifik Selatan, Afrika, dan Karibia dalam menyerukan agar Jakarta menyetujui kunjungan tersebut.
Menurut Benny Wenda, Presiden Sementara Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat (ULMWP), masyarakat Papua Barat telah menunggu kunjungan seperti itu selama 20 tahun.
Informasi juga diperoleh setelah pertanyaan diajukan ke Komisi Uni Eropa oleh MEP Carles Puidgemont tentang berapa banyak bantuan keuangan yang telah diberikan kepada pemerintah Indonesia sejak tahun 2001 untuk promosi demokrasi di Papua Barat. Lebih dari 4,7 juta Euro telah diberikan. Wenda juga berkata: βSejak 2001, EUR 4,7 juta telah dikirim, atas nama βdemokrasi, masyarakat sipil, proses perdamaian, perawatan kesehatan, pendidikan, dan perencanaan penggunaan lahanβ. Tapi di mana demokrasi ini? Dimana kedamaian ini? Di Papua Barat, kami tidak memiliki hak asasi manusia dasar. Tanah kami telah diduduki secara ilegal oleh Indonesia selama hampir 60 tahun.
Uni Eropa perlu tahu bahwa Indonesia telah menggunakan dana ini untuk mengerahkan militer bersenjata di desa-desa kami, untuk mengebom rumah-rumah kami dan menggusur komunitas kami. Untuk membunuh lebih dari 500.000 pria, wanita, dan anak-anak kita.’ Wenda melanjutkan: Saat ini, ada lebih dari 60.000 orang terlantar di dalam Papua Barat. Dalam 3 tahun terakhir saja, Indonesia telah mengerahkan lebih dari 25.000 pasukan tambahan.
Semua itu, di tengah pandemi. Uni Eropa, dan semua organisasi dan negara lain yang mengirim uang ke Indonesia perlu mengetahui bahwa mereka mendanai genosida terhadap rakyat West Papua. Mereka memusnahkan kita, mereka membantai kita seperti binatang dan masyarakat internasional membayar tagihannya.
Kepada UE, dan komunitas internasional, saya mengatakan ini:
1. Hentikan negosiasi perdagangan Anda dan hentikan pendanaan Indonesia. Sumber daya yang diperdagangkan Indonesia berasal dari tanah kami yang diduduki secara ilegal. Perjanjian perdagangan Anda didasarkan pada darah dan tulang orang Papua Barat.
2. Setiap bisnis berbasis UE dengan investasi atau kepentingan di dalam Papua Barat harus berhenti beroperasi.
3. Berhenti mendukung ‘Otonomi Khusus’ yang bukan solusi dan telah jelas ditolak oleh rakyat Papua Barat.
4. Kami menyambut baik panggilan kunjungan Komisaris Tinggi. Pemerintah Sementara ULMWP dan masyarakat West Papua siap menyambut UN. Dunia perlu melihat apa yang telah dilakukan Indonesia terhadap rakyat kita selama 60 tahun terakhir.
Pemerintah Sementara ULMWP siap untuk terlibat dengan negara-negara dunia untuk menyelesaikan masalah Papua Barat, sesuai dengan mekanisme internasional. Penolakan hak dasar kita untuk menentukan nasib sendiri adalah akar masalah dan inilah yang dituntut oleh rakyat West Papua. Dunia sekarang perlu mendengarkan.β
Manusia pada hakikatnya merupakan makhluk sosial yang tidak dapat lepas kaitannya satu sama lain, meski begitu tidak jaminan juga apabila manusia justru memiliki hati dan jiwa yang sosial.
Hal ini karena sifat seperti itu bukan lah bawaan sejak lahir yang dimiliki setiap orang, tetapi hanya orang istimewa lah yang mampu memilikinya atau bahkan Keuntungan Jika Memiliki Jiwa Sosial yang Tinggi.
Manusia pada hakikatnya merupakan makhluk sosial yang tidak dapat lepas kaitannya satu sama lain, meski begitu tidak jaminan juga apabila manusia justru memiliki hati dan jiwa yang sosial.
Hal ini karena sifat seperti itu bukan lah bawaan sejak lahir yang dimiliki setiap orang, tetapi hanya orang istimewa lah yang mampu memilikinya atau bahkan sifat tersebut dapat dibiasakan hingga kemudian menjadi kebutuhan bagi kita untuk menyalurkan hasrat sosial.
Tentunya hal itu bisa menjadi catatan luar biasa yang penting dan terpuji.
Mendapatkan kepuasan dan kebahagiaan secara batin.
Harta mungkin merupakan suatu kepuasan dan kebahagiaan secara lahir, tapi berbeda dengan kepuasan secara batin. Lalu bagaimana untuk memenuhi hasrat kepuasan dan kebahagiaan tersebut? Tentu dengan melakukan hal-hal yang berkenaan dengan sosial, kita mampu melatih jiwa dan sifat tersebut akan tumbuh dan nantinya dapat bermanfaat bagi orang lain.
Mempererat hubungan antar manusia.
Dengan saling berbagi antar sesama dan membantu dalam kebaikan tentu hubungan yang terjalin antar manusia akan semakin terasa erat satu sama lain. Berbeda halnya jika justru kita terkesan apatis dan jauh dari nilai-nilai yang mencerminkan jiwa sosial, tentu yang ada hanyalah sia-sia semata tanpa mampu mengeratkan hubungan sesama.
Memberikan contoh yang baik pada orang lain.
Berjiwa sosial berarti mampu melakukan hal yang sekiranya dapat bermanfaat bagi orang, termasuk dengan saling menolong dalam kebaikan dan simpati terhadap sesama. Jika semua hal tersebut mampu untuk kita lakukan, tentu kita akan dapat mencerminkan diri kita sebagai pribadi yang patut dicontoh dengan segala bentuk hal bermanfaat yang telah kita lakukan.
Menghindari sifat apatis.
Sifat apatis merupakan sifat yang wajib dihindari oleh manusia karena dapat merusak hubungan satu sama lain yang diakibatkan dari sifat tersebut. Saking berbahayanya memiliki sifat apatis, tentu orang tersebut tidak akan mampu berkembang diranah masyarakat karena ketidak pedulinya mereka dengan urusan sekitar. Jangan sampai karena sifat apatis tersebut justru malah menggerus hubungan antar manusia dan sesama.
5 Keuntungan Jika Memiliki Jiwa Sosial yang Tinggi.
Andai semua orang memiliki jiwa sosial ya Manusia pada hakikatnya merupakan makhluk sosial yang tidak dapat lepas kaitannya satu sama lain, meski begitu tidak jaminan juga apabila manusia justru memiliki hati dan jiwa yang sosial. Hal ini karena sifat seperti itu bukan lah bawaan sejak lahir yang dimiliki setiap orang, tetapi hanya orang istimewa lah yang mampu memilikinya atau bahkan sifat tersebut dapat dibiasakan hingga kemudian menjadi kebutuhan bagi kita untuk menyalurkan hasrat sosial. Tentunya hal itu bisa menjadi catatan luar biasa yang penting dan terpuji.
Untuk kamu yang memiliki jiwa sosial, 5 keuntungan ini tentu mampu untuk kamu dapatkan lho. Simak yuk apa saja!.
Mendapatkan kepuasan dan kebahagiaan secara batin.
Harta mungkin merupakan suatu kepuasan dan kebahagiaan secara lahir, tapi berbeda dengan kepuasan secara batin. Lalu bagaimana untuk memenuhi hasrat kepuasan dan kebahagiaan tersebut? Tentu dengan melakukan hal-hal yang berkenaan dengan sosial, kita mampu melatih jiwa dan sifat tersebut akan tumbuh dan nantinya dapat bermanfaat bagi orang lain.
Mempererat hubungan antar manusia.
Dengan saling berbagi antar sesama dan membantu dalam kebaikan tentu hubungan yang terjalin antar manusia akan semakin terasa erat satu sama lain. Berbeda halnya jika justru kita terkesan apatis dan jauh dari nilai-nilai yang mencerminkan jiwa sosial, tentu yang ada hanyalah sia-sia semata tanpa mampu mengeratkan hubungan sesama.
Memberikan contoh yang baik pada orang lain.
Berjiwa sosial berarti mampu melakukan hal yang sekiranya dapat bermanfaat bagi orang, termasuk dengan saling menolong dalam kebaikan dan simpati terhadap sesama. Jika semua hal tersebut mampu untuk kita lakukan, tentu kita akan dapat mencerminkan diri kita sebagai pribadi yang patut dicontoh dengan segala bentuk hal bermanfaat yang telah kita lakukan.
Menghindari.
Sifat apatis merupakan sifat yang wajib dihindari oleh manusia karena dapat merusak hubungan satu sama lain yang diakibatkan dari sifat tersebut. Saking berbahayanya memiliki sifat apatis, tentu orang tersebut tidak akan mampu berkembang diranah masyarakat karena ketidak pedulinya mereka dengan urusan sekitar. Jangan sampai karena sifat apatis tersebut justru malah menggerus hubungan antar manusia dan sesama.
Mampu bermanfaat bagi orang lain.
Ketika seseorang tumbuh dengan jiwa sosial di dalamnya tentu hal yang akan dirasakan adalah simpati dan empati terhadap sesama dengan cara saling tolong menolong dalam kebaikan, memberikan dukungan secara moril atau materi, dan menunjukan perhatiannya terhadap sesama. Hal ini akan memberikan manfaat yang luar biasa bagi orang lain ketika mereka mendapatkan perlakuan seperti itu. Menjadi seseorang yang bermanfaat bagi orang lain tentu menjadi kebahagiaan tersendiri ya. Nah, 5 keutungan di atas dapat kamu rasakan apabila kamu memiliki jiwa sosial yang tinggi terhadap sesama. Bagaimana menurutmu? sifat tersebut dapat dibiasakan hingga kemudian menjadi kebutuhan bagi kita untuk menyalurkan hasrat sosial. Tentunya hal itu bisa menjadi catatan luar biasa yang penting dan terpuji.
Mendapatkan kepuasan dan kebahagiaan secara batin.
Harta mungkin merupakan suatu kepuasan dan kebahagiaan secara lahir, tapi berbeda dengan kepuasan secara batin. Lalu bagaimana untuk memenuhi hasrat kepuasan dan kebahagiaan tersebut? Tentu dengan melakukan hal-hal yang berkenaan dengan sosial, kita mampu melatih jiwa dan sifat tersebut akan tumbuh dan nantinya dapat bermanfaat bagi orang lain.
Mempererat hubungan antar manusia.
Dengan saling berbagi antar sesama dan membantu dalam kebaikan tentu hubungan yang terjalin antar manusia akan semakin terasa erat satu sama lain. Berbeda halnya jika justru kita terkesan apatis dan jauh dari nilai-nilai yang mencerminkan jiwa sosial, tentu yang ada hanyalah sia-sia semata tanpa mampu mengeratkan hubungan sesama.
Memberikan contoh yang baik pada orang lain.
Berjiwa sosial berarti mampu melakukan hal yang sekiranya dapat bermanfaat bagi orang, termasuk dengan saling menolong dalam kebaikan dan simpati terhadap sesama. Jika semua hal tersebut mampu untuk kita lakukan, tentu kita akan dapat mencerminkan diri kita sebagai pribadi yang patut dicontoh dengan segala bentuk hal bermanfaat yang telah kita lakukan.
Menghindari sifat apatis.
Sifat apatis merupakan sifat yang wajib dihindari oleh manusia karena dapat merusak hubungan satu sama lain yang diakibatkan dari sifat tersebut. Saking berbahayanya memiliki sifat apatis, tentu orang tersebut tidak akan mampu berkembang diranah masyarakat karena ketidak pedulinya mereka dengan urusan sekitar. Jangan sampai karena sifat apatis tersebut justru malah menggerus hubungan antar manusia dan sesama.
5 Keuntungan Jika Memiliki Jiwa Sosial yang Tinggi.
Manusia pada hakikatnya merupakan makhluk sosial yang tidak dapat lepas kaitannya satu sama lain, meski begitu tidak jaminan juga apabila manusia justru memiliki hati dan jiwa yang sosial. Hal ini karena sifat seperti itu bukan lah bawaan sejak lahir yang dimiliki setiap orang, tetapi hanya orang istimewa lah yang mampu memilikinya atau bahkan sifat tersebut dapat dibiasakan hingga kemudian menjadi kebutuhan bagi kita untuk menyalurkan hasrat sosial. Tentunya hal itu bisa menjadi catatan luar biasa yang penting dan terpuji.
Untuk kamu yang memiliki jiwa sosial, 5 keuntungan ini tentu mampu untuk kamu dapatkan Simak yuk apa saja!.
Mendapatkan kepuasan dan kebahagiaan secara batin.
Harta mungkin merupakan suatu kepuasan dan kebahagiaan secara lahir, tapi berbeda dengan kepuasan secara batin. Lalu bagaimana untuk memenuhi hasrat kepuasan dan kebahagiaan tersebut? Tentu dengan melakukan hal-hal yang berkenaan dengan sosial, kita mampu melatih jiwa dan sifat tersebut akan tumbuh dan nantinya dapat bermanfaat bagi orang lain.
Mempererat hubungan antar manusia.
Dengan saling berbagi antar sesama dan membantu dalam kebaikan tentu hubungan yang terjalin antar manusia akan semakin terasa erat satu sama lain. Berbeda halnya jika justru kita terkesan apatis dan jauh dari nilai-nilai yang mencerminkan jiwa sosial, tentu yang ada hanyalah sia-sia semata tanpa mampu mengeratkan hubungan sesama.
Memberikan contoh yang baik pada orang lain.
Berjiwa sosial berarti mampu melakukan hal yang sekiranya dapat bermanfaat bagi orang, termasuk dengan saling menolong dalam kebaikan dan simpati terhadap sesama. Jika semua hal tersebut mampu untuk kita lakukan, tentu kita akan dapat mencerminkan diri kita sebagai pribadi yang patut dicontoh dengan segala bentuk hal bermanfaat yang telah kita lakukan.
Menghindari sifat apatis.
Sifat apatis merupakan sifat yang wajib dihindari oleh manusia karena dapat merusak hubungan satu sama lain yang diakibatkan dari sifat tersebut. Saking berbahayanya memiliki sifat apatis, tentu orang tersebut tidak akan mampu berkembang diranah masyarakat karena ketidak pedulinya mereka dengan urusan sekitar. Jangan sampai karena sifat apatis tersebut justru malah menggerus hubungan antar manusia dan sesama.
Mampu bermanfaat bagi orang lain.
MKetika seseorang tumbuh dengan jiwa sosial di dalamnya tentu hal yang akan dirasakan adalah simpati dan empati terhadap sesama dengan cara saling tolong menolong dalam kebaikan, memberikan dukungan secara moril atau materi, dan menunjukan perhatiannya terhadap sesama. Hal ini akan memberikan manfaat yang luar biasa bagi orang lain ketika mereka mendapatkan perlakuan seperti itu. Menjadi seseorang yang bermanfaat bagi orang lain tentu menjadi kebahagiaan tersendiri ya Iya 5 keutungan di atas dapat kamu rasakan apabila kamu memiliki jiwa sosial yang tinggi terhadap sesama. Bagaimana menurut anda.
Kenikmatan hidup ini sungguh terletak pada kemampuan kita menemukan karunia Allah yang ada pada diri kita. Misalnya, kalau sedang bokek, kita teringat bahwa kita masih diberikan badan sehat. Demikian pula ketika karier kita kurang moncer, setidaknya kita tetap bangga sebab punya rumah tangga yang tenteram dan anak-anak yang lucu lagi cerdas.
Kalau sikap begitu sudah kita miliki, hati senantiasa tenang. Apa dan bagaimana dinamika hidup yang kita lakoni, tidak akan pernah mengundang kesah. Setiap satu kekurangan terasa, segera kita temukan puluhan kelebihan. Ketika secuil kesedihan menimpa, tiba-tiba ratusan kegembiraan kita jumpa. Jadilah hidup ini benar-benar berparas bunga.
Yang sengsara adalah kalau kita terus fokus pada kekurangan dan kelemahan kita. Lebih celaka lagi kalau sampai kekurangan diri ini kita bandingkan dengan kelebihan orang lain. Kelemahan pribadi malah kita tandingkan dengan keunggulan milik selain diri. Jika sudah demikian, muncullah sejuta ratapan. Hidup menjadi susah, merana, sehingga jauh dari bahagia.